KOSMETIKAL LAUT
|
Di terjemahkan oleh: Fitria Handayani (NPM 2013210091, Kelas E)
ABSTRAKSI
Nama kosmetikal berasal dari kata
kosmetik dan farmasetikal, menunjukan bahwa produk spesifik yang terkandung
merupakan suatu komposisi aktif. Kosmetikal itu sendiri merupakan produk
kosmetik yang memiliki komposisi biologi aktif yang dimaksudkan untuk keperluan
medis dan keuntungan pengobatan. Hal itu diformulasi bukan hanya untuk
memperbaiki penampilan kulit tetapi juga untuk mempertinggi efek positif
fisiologis pada tingkatan sel. Disebabkan oleh permintaan konsumen, produk
kosmetikal menjadi salah satu yang berkembang pesat di industri. Bersamaan
dengan itu, maka dibutuhkan penemuan baru mengenai substansi bioaktif yang
efisien, aman, dan khasiat yang stabil dari bahan alam untuk pengembangan
kosmetikal. Akhirnya, penelitian laut didemonstrasikan sebagai sumber yang kaya
akan beragam komposisi struktur biologi aktif yang memiliki potensi kosmetik
baik. Hal itu merupakan hasil produktif dari kosmetikal terbarukan. Jumlah
komposisi yang terisolasi dari organisme laut menunjukkan beragam kosmetikal
aktif seperti efek antioksidan, antiinflamasi, antialergi, antipenuaan, dan
antikerutan, menghambat tirosinase dan metalloproteinase, serta menjaga dari
sinar ultraviolet. Produk kosmetik ini diformulasi dari air laut dan
bahan-bahan yang terdapat di laut, seperti kolagen laut, astaxantin, telur
ikan, dan mutiara. Gula peptida laut digunakan sebagai pemutih dalam perawatan
kulit. Adas peptida laut telah dikembangkan sebagai komposisi anti-noda.
Lavender peptida laut memiliki proteksi aktif, membuat formulasi sempurna untuk
anti-aging dan perlindungan dari
sinar matahari. Alga laut memiliki
kandungan yang sangat penting dalam perkembangan produk kosmetik untuk
komposisi yang kaya akan bioaktif, sitosan sebagai aktifitas antioksidan, ikan
laut dan karang memiliki kolagen yang meregenerasi dan meremajakan kulit,
peptida antimikroba laut aktif. Komposisi kosmetikal berasal dari hasil laut
yang memiliki aktifitas dengan keuntungan kesehatan. Hal ini berlangsung dalam
jumlah besar pada komponen fitokimia yang dikombinasi secara bersama-sama
sehingga terisolasi dari beragam potensi yang dikembangkan untuk
mengidentifikasi potensi komposisi fitokimia baru untuk tujuan kosmetikal.
Untuk beberapa tahun, komposisi dasar laut telah menjadi hasil yang mengagumkan
untuk perusahaan kosmetik.
Kata kunci: Penelitian Laut, Kosmetikal Laut, Alga Laut.
PENDAHULUAN
Bumi terdiri lebih dari 70% air,
oleh karena itu datang dengan tidak terduga suatu perindustrian yang mencari
suatu hasil baru pada komposisinya yaitu dari laut dan beragam hasil laut tawar.
Faktanya, lebih mengejutkan lagi yaitu mengetahui bahwa perusahaan-perusaan
tidak menemukan lagi jalan untuk menggunakan limpahan tumbuhan laut untuk
formulasi kosmetik. Samudera memikul banyak sekali aktifitas biologi untuk
planet kita. Samudera merupakan ibu dari kehidupan dan telah dipercayai bahwa
banyak sekali bentuk sederhana pada organisasi kehidupan dari “permulaan yang sulit”.
Hal itu memiliki sangat banyak ragam dari organisme laut yang dibedakan oleh
perbedaan fisiologis dan adaptasinya. Organisme laut membentuk komponen
terkemuka pada populasi samudera, yang berkontribusi secara signifikan pada
produksi molekul kosmetikal dan farmasetikal dengan senyawa biologikal efisien.
Eksplorasi samudera sering kali terbawa pada satu ide baru, teori baru, dan
penemuan baru, dan termasuk obat-obatan baru. Dari lanyau hingga karang,
penelitiannya adalah mengeksplorasi dalamnya samidera untuk pengobatan baru
terhadap terapi kanker, infeksi bakteri, virus, penyakit hati, nyeri, dan
elemen lain.
Laut mengandung spesies tumbuhan
dan hewan yang tak terhitung jumlahnya. Semua ciptaan ini disediakan suatu
lumbung yang sangat banyak pada senyawa-senyawa kimia yang tidak diketahui pada
dataran dalam tambahan molekul pada beragam aktifitas biologi aktif seperti
anti-bakteri, anti-kanker, anti-inflamasi, anti-oksidatif, dll. Organisasi
tersebut juga memproduksi fotoproteksi potensial atau foto-agingagents, yang menimbulkan perhatian para peneliti. Berlanjut
pada cahaya untuk irradiasi sinar UV (baik UV-A maupun UV-B) yang menyebabkan
kanker kulit dan komplikasi foto-aging
lain. Kosmetik dan komposisi kuat bahan baru dari tumbuhan pesisir,
rumput-rumputan laut, alga dan
mineral laut. Alga laut kaya akan
vitamin dan mineral yang menjadikannya sumber utama untuk aktifitas anti-aging.
Dua komposisi kosmetik populer, Chorella Vulgaris dan Chorella Pyrenoidosa, yang keduanya
merupakan spesies dari alga hijau
air tawar. Chorella vulgaris sering muncul dalam produk kecantikan dan Chorella
pyrenoidosa sering muncul dalam produk perawatan rambut hari-hari ini. Keduanya
diambil sebagai supelmen kesehatan dan makanan karena mkeduanya kaya akan
protein, asam amino, vitamin, dan mineral. Ketika mereka dicerna maka akan
membantu menyeibangka kesehatan pencernaan dan kesehatan kulit.
Secara tradisional, alga dikenal memiliki kekayaan
efektifitas anti-aging. Alga tidak
hanya sangat melimpah, tetapi juga terdiri dari hampir 200 gelombang berbeda. Dan
ketika kombinasi sempurna dari ekstrak alga dicampur bersamaan maka hasilnya
adalah suatu profil biologikal yang membentuk suatu komposisi yang bekerja
sebagai produk anti-aging.
Dalam persaingan alam masa kini,
peneliti berfokus pada generasi baru pada kosmetik berteknologi tinggi yang
memanfaatkan sumber komposisi yang berasal dari laut. Alga tidak hanya secara alami diperoleh sebagai komposisi kosmetik
yang ditemukan dalam laut. Produk populer lain adalah kolagen laut yang berasal
dari substansi yang ditemukan dalam timbangan ikan. Hal itu dikatakan untuk
membantu menyediakan kebutuhan kulit yaitu keuntungan anti-aging dan sukses ditemukan dalam jumlah besar di Asia.
Komposisi kosmetik laut paling
mungkin untuk menjadi trend di Asia pada beberapa abad lalu, dan kali ini
konsumen Asia sadar akan keuntungan alami, menyediakan pasar besar untuk
industri dan jenis yang sama. Marinir terpilih-yang didapat secara aktif mulai
muncul dalam peluncuran perawatan kulit, termasuk Elemis (Kelompok The Steiner), La Prairie (Beiersdrof), dan Creme da la Mer
(Penyeru Estée). Dan
dalam sejarahnya, Produk global penjualan terbaik Elemis’ adalah Pro-Kolagen
Krem Laut.
·
Merek populer lain menggunakan fenel kaut yang
diperkirakan dapat mempertinggi regenerasi kulit dan memperbaiki kerutan kulit
yang cenderung akan mempertinggi pigmentasi. Komposisi laut lebih lanjut
meliputi ekstrak organik ganggang laut dan garam laut mati, semuanya cocok
untuk vegetarian dan para vegan.
·
Karang Karibia telah ditemukan untuk menghasilkan
komposisi yang digunakan dalam AZT (zidovudine, Retrovir), yang berguna untuk melawan virus AIDS.
·
Pantai Karibia (suatu koral lunak) memproduksi senyawa
pada komposisi yang kaya akan anti-inflamasi, yang juga termasuk krem antikerutan.
·
Organisme tentakel akuatik, disebut juga bryozoan Bugula neritina, yang menghasilkan suatu
senyawa yang teruji sebagai obat kanker.
·
Skates (suatu
ikan pipih dan runcing seperti layang-layang) telah dijadikan suatu petunjuk
yang digunakan untuk terapi kehilangan penglihatan.
·
Koral dan kerang-kerangan digunakan dalam praktek
ortopedi dan operasi penanaman kosmetik.
·
Kepting kakikuda umumnya digunakan untuk mengetes
kontaminasi bakteri.
·
Mikroalga digunakan
sebagai supelmen vitamin dan nutrisi.
Cangkok
tulang dari kerangka koral, mengurangi sakit dari bisa siput laut, dan alat untuk melawan infeksi deari kulit hiu yang
semuanya sedang dipejari. Absorpsi mikropori Fungus-UV-B dengan aktifitas
fotoproteksi menunjukkan target harian dari spesies fugal, Lichenes askomisetes, Collema
cristatum. Komposisi murni dari ini mencegah sumber UV-B yang menginduksi
deskontruksi sel dalam buatan dosisjamak dan mencegah secara terpisah formasi
suram pirimidin. Ketika diaplikasikan pada permukaan kulit untuk mencegah
radiasi, secara sempurna mencegah UV-Binduced erythema.
Walaupun
laut memiliki berlimpah kekayaan alami, perusaan perlu mendatangkan komposisi
laut dengan pola ramah lingkungan, meyakinkan untuk tidak membuat kerusakan
pada kelembutan laut. Berindak tegas terhadap industri yang bernavigasi secara
hati-hati dalam pasar produk organik, yang mengingatkan akan hasil yang lebih
baik dari pada keuntungan alami, kesehatan hidup, dan praktek ramah lingkungan.
KESIMPULAN
Komposisi kosmetikal berasal dari
hasil laut yang memiliki aktifitas dengan keuntungan sehat. Hal itu terdiri
dalam jumlah besar pada kombinasi komponen fitokimia yang secara bersamaan
dapat terisolasi dari berbagai penelitian laut. Hasil akhirnya membuka jalan ke
arah pengertian produk alami laut dan potensinya untuk mengembangkan
identifikasi baru potensi komponen senyawa fitokimia untuk tujuan kosmetikal.
Untuk beberapa tahun, dasar komposisi laut telah menjadi sumber yang tak
terduga untuk perusahaan kosmetik
REFERENSI
1. Agar N,
Halliday G, Barnetson R, Ananthaswamy H, Wheeler M, Jones A. The basal layer in human squamous tumors
habors more UVA than UVB fingerprint mutations: A role for UVA in human skin
carciogenesis. Proc. Natl. Acad. Sci. USA, 2004; 4954-4959.
2. Ryu B, Qian
ZJ, Kim MM. Anti-photoaging activity and
inhibition of matrix metallo proteinase (MMP) by marine red alga, Corallina
pilulifera methanol extract. Radiat. Phys. Chem. 2009; 78: 98-105.
3. Ira
Bhatnagar, Se-Kwon Kim, Immense Essence of Excellence: Marine Microbial Biactive Compounds, Mar. Drug 2010; 8: 2673-2701.
4. Rittie L
Fisher, GJ. UV-light,-induced signal
cascades and skin aging. Ageing Res. 2002; 1: 705-720.
5. Kehrer JP.
Free radicals as mediators of tissue
injury and disease. CRC Crit. Rev. Toxicol. 1993; 23: 21-48.
6. Aruoma Ol. Nutrition and health aspects of free radicals and antioxidant. Food Chem.
Toxicol. 1994; 62: 671-683.
7. Fiers W,
Bevaert R, Declercq W, Va denabeele P. More
than one way to die: Apoptosis andbecrosis and reactive oxygen damage.
Oncogene. Mar. Drugs 2010; 8: 1198.
8. Record IR,
Dreosti IE, Konstantinopoulos M, Buckley RA. The influence of topical and systemic vitamin E on ultraviolet
light-induced skin dmage in hairless mice. Nutr. Cancer 1991; 16: 219-226.
9. Dll.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar