Rabu, 27 Agustus 2014

Sekilas Universitas Pancasila

Hai teman-teman, kebetulan sekarang sedang berlangsung PPMB (Penyelenggaraan Penerimaan Mahasiswa baru) tahun 2014-2015 di tingkat Universitas yang besok akan berlanjut ke tingkat Fakultas. Wah, menyenangkan bukan, akhirnya setelah 12 tahun menempuh pendidikan di sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan sekolah menengah atas, sampai juga di tingkat perguruan tinggi.

Pada kesempatan kali ini, perkenankan saya untuk mengenalkan kampus kita ini ke kalian semua.
UNIVERSITAS PANCASILA, agar kalian bisa mencintai kampus kita semua ini, bisa berprestasi, dan dapat berperan aktif untuk memajukan harkat dan martabat NKRI. (hehe, serius banget yah?)



Sekilas Universitas Pancasila

    Universitas Pancasila didirikan pada tanggal 28 Oktober 1966, Pancasila yang dijadikan nama dari Universitas ini tidaklah sekedar tanda pengenal dan pembeda dari Universitas-universitas lain, melainkan memiliki kedalaman arti yang hakiki yaitu misi yang diemban Universitas Pancasila adalah "Memberikan peranan positif dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta pengembangan masyarakat ber-Pancasila seperti yang di cita-citakan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945". dalam rangka inilah Universitas Pancasila berniat dan beritikad untuk mengasilkan sarjana-sarjana yang berjiwa Pancasila, memiliki nilai dan sikap, pengetahuan, pembangunan yang berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk menunjang pembangunan, seperti yang dikehendaki oleh pemerintah.

    Universitas Pancasila mempunyai kampus di Jalan Borobudur No. 7 Jakarta Pusat seluas 10.160 m2 dan di Srengseng Sawah seluas 111.255 m2 dengan bangunan seluas 38.076 m2 terdiri dari Rektorat, Fakultas Ekonomi, Fakultas Farmasi, Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Komunikasi, Fakultas Teknik, Fakultas Psikologi, Fakultas Pariwisata, Gedung Serbaguna, Gedung Laboratorium Bahasa LIA, Gedung Pusat Kegiatan Kemahasiswaaan, Kantor Bank BNI, dan Bank Mandiri, serta Masjid At-Taqwa. Sementara itu Kampus Jl. Borobudur No. 7 Jakarta Pusat, saat ini dipergunakan untuk perkuliahan Program Pasca Sarjana, Perkuliahan Studi Doktor (S3) Ilmu Ekonomi, Program Studi Magister Manajemen, Program Studi Magister Akuntansi, Program Studi Magister Ilmu Kefarmasian, Program Studi Magister Ilmu Hukum, dan Program Studi Magister Teknik Mesin.

    Dalam hal pengelolaan, pembinaan umum Universitas Pancasila diselenggarakan oleh Yayasan, yaitu Yayasan Pendidikan dan Pembina Universitas Pancasila (YPPUP), berdasarkan Akte Notaris tanggal 9 Januari 1970 Nomor 14 dan disempurnakan dengan Akte tanggal 1 Nopember 1983 Nomor 1, yang keduanya dibuat dihadapan GUSTAAF HOEMALA SOANGKOEPON (GHS) LOEMBAN TOBING, SH. dan diperbaharui dengan Akte Notaris tanggal 16 Nopember 2005 Nomor 15 yang dibuat dihadapan KARTONO, SH Notaris Jakarta. Dan telah dicatat daftar Yayasan pada Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia No. C-HT.01.09 - 185 tanggal 24 Mei 2006.

Rabu, 20 Agustus 2014

Kepergiannya

Fitria Handayani, 20 Agustus 2014.


Dulu pernah ada sakit, dulu pernah ada sedih
Tapi saat itu pula semuanya sirna
Ketika mentari tlah datang
Sinari kegelapan yang telah lama menerkam

Lama kurasa, tawa itu terus mengembang
Kala sedih selalu ditutupinya dengan tawa
Kala haru selalu disisipkan makna bahagia
Dan kala itu terasa sangat berarti

Namun, Ia pergi
"kelak aku akan pulang"
Senyumnya membuat hati ini yakin
Dan penantian ini terasa tak kan sia-sia

Waktu berlalu...
Kilauan bintang pun kini telah berubah menjadi debu
Ia telah menghilang, senyumnya telah sirna
Ia memang pergi, tapi semangatnya tak pernah pergi

Karena sampai saat itu pun, Ia masih sangat berarti.

Senin, 30 Juni 2014

PERJALANAN MENUJU MUNAS XV ISMAFARSI

Hai... nama saya Fitria Handayani, angkatan 2013, merupakan delegasi Musyawarah Nasional XV ISMAFARSI dari Komisariat Universitas Pancasila. Saya ingin berbagi cerita ketika Munas nih, simak yaah :D

ISMAFARSI merupakan singkatan dari Ikatan Senat Mahsiswa Farmasi Seluruh Indonesia, dimana pesertanya merupakan mahasiswa sarjana farmasi dari seluruh Indonesia. ISMAFARSI memiliki 4 event nasional dimana dalam satu periode kepengurusan (yang lamanya 2 tahun) terdapat 4 event nasional, yaitu diawali dengan RAKERNAS (Rapat Kerja Nasional), PIMFI (Pekan Ilmiah Mahasiswa Farmasi Indonesia), LK (Latihan Kepemimpinan) 3 dan PRAMUNAS (Pra Musyawarah Nasional), serta yang terakhir puncaknya yaitu MUNAS (Musyawarah Nasional). Rakernas merupakan langkah awal yang diambil untuk menyusun program kerja setelah terpilih kepengurusan ISMAFARSI yang baru pada saat MUNAS. PIMFI merupakan event yang dibawahi oleh bidang keilmiahan dimana disana terdapat rangkaian kegiatan yang berisi lomba-lomba, seminar, juga rapat internal ISMAFARSI. Sedangkan LK 3 merupakan langkah kaderisasi tingkat nasional dimana peserta harus terlebih dahulu melewati LK 1 (tingkat komisariat) dan LK 2 (tingkat wilayah), LK 3 biasanya dibarengi dengan PRAMUNAS dimana pada saat itu dibahas mengenai AD/ART dan apa saja yang akan disahkan pada saat MUNAS. Dan yang terakhir MUNAS, merupakan acara puncak dimana rangkaian acaranya meliputi Seminar Nasional, Sidang Umum, LPJ, Pemilihan Sekjend dan BP, serta Sidang Khusus.

MUNAS XV ISMAFARSI kemarin dilaksanakan oleh tuan rumah Universitas Islam Indonesia yang dimulai dari hari Sabtu tanggal 21 Juni 2014 sampai Sabtu lagi tanggal 28 Juni 2014. Alhamdulillah setelah dilakukan Open Recruitment berupa wawancara, saya lolos dan dapat menjadi delegasi Munas dari Univ. Pancasila.
Berikut kronologi acaranya, check this out! :D



Sore hari di hari Jumat tanggal 20 Juni 2014 merupakan hari yang cukup padat, dimana kelas merupakan pertemuan terakhir teori di semester 2 ini makanya banyak sekali kelas pengganti yang mengganti hari libur di Univ. Pancasila. Selain itu, saya juga harus mengerjakan slide show untuk presentasi karya ilmiah, kebetulan beberapa minggu yang lalu saya diajak oleh Kak Agil dan Kak Fahmi untuk bergabung dengan tim mereka dan Alhamdulillah tim kami lolos ke 7 besar dan harus membuat slide presentasi.
      "Kak Agil ini materi buat presentasinya, nanti cek lagi aja yah!"

Saya baru keluar kelas pukul 17.00 WIB. Setelah keluar kelas, saya sama Kak Ayu (CP ISMAFARSI UP) pergi belanja untuk perbekalan MUNAS. Namanya perempuan kan kalau belanja tau sendiri lama banget kan, padahal kita juga gak belanja banyak kok. Pas di jalan mau pulang tiba-tiba aja Kak Agil SMS kan:
kak agil: ri udah dapet hasil lomba essay belum?
dibales kan sama riri : loh emang udah pengumuman kak?
kak agil: kata panitianya sih udah.
dari situ saya mulai was-was, bagaimana tidak, udah lama banget rasanya gak pernah ikut lomba lagi, dan besar harapan saya bisa menang, tapi benar sesuai dugaan, ekspektasi saya terlalu besar ternyata, yang lolos dari UP cuma kak agil, dan jujur sakit hati pasti ada lah yah.

Setelah tau kak agil menang, yang lolos lomba kata panitianya disuruh buat poster kan? terus kak agil minta riri untuk bikinin poster karena kemungkinan besar kak agil gak bisa ikut presentasi ke jogja, maklum panitia baru ngumuminnya mendadak kan? dan untuk dapet tiket yang murah untuk pergi besok itu mustahil banget kayanya.

So, saya sama kak ayu stay di senat, saya agak bingung juga sih pas mau bikin poster, yaudah riri minta kak agil buat bikin resume essaynya dulu kan, waktu tak terasa berlalu, jam telah menunjukkan pukul 00.00 dan poster tak kunjung usai. kami pun memutuskan untuk pulang, riri udah janji untuk menyelesaikan poster kak agil besok.

Sesampainya di kosan, tadinya sih tetep mau ngerjain poster tapi ngantuk banget euy, dan akhirnya ketiduran. Tak lama, akhirnya riri bangun juga, dan tau gak sih itu jam berapa? jam 2 pagi? dan riri belum packging sama sekali. bayangin dong gimana paniknya, yaudah deh kami packging seadanya. Setelah itu kami berangkat ke stasiun pukul 05.00 dan baru dapet kereta Jatinegara pukul 05.30. Untungnya itu hari Sabtu jadi gak terlalu ramai jadi meski bawa koper yang besar2 kami masih bisa masuk dan duduk manis. #ceilah. hehe


Kami turun di Stasiun Kemayoran terus dengan merogoh kocek masing2 Rp.10.000,00 kami pun naik ojek dan bergegas menuju Stasiun Pasar Senen. Tak terasa, kami tiba 5 menit sebelum keberangkatan, sontak kami lari2 sambil bawa koper (kebayang kan ribetnya?) tapi beruntung, saya sama kak silvi bisa masuk kereta tepat waktu. Di dalam kereta bapak2 ada yang bilang gini loh: "hampir aja kalian telat yah?". Perjalanan kami pun dimulai, kereta Gajah Wong tujuan Stasiun Tugu Yogyakarta pun melaju, kereta cukup padat penumpang, tapi dengan tiket yang lumayan, fasilitasnya sudah cukup.

Di dalam kereta, saya langsung membuka laptop, dengan kursi yang tidak terlalu sempit, rasanya masih memungkinkan untuk mengerjakan desain lagi. Saya kalau udah janji paling anti sih gak ditepati. Perjuangannya itu apa ya? Ya melawan kantuk, bayangin aja dong beberapa hari yang lalu, waktu tidur riri itu dikit banget, mangkanya minyak aroma therapy beberapa kali dioleskan ke area wajah dekat mata biar gak ngantuk. Beberapa jam kemudian eng ing eeeeng, poster pun selesai tepat kereta hampir sampai Stasiun Tugu, akhirnya saya berbenah agar tidak kerepotan saat keluar. Jujur waktu posternya selesai seneng banget, puas aja gitu.

Tepat pukul 15.00 WIB. kami sampai di stasiun Tugu, Yogyakarta. Sempet bingung juga sih tadinya harus ngapain, eh tapi pas lagi dorong-dorong koper, tiba-tiba riri ngeliat ada orang pake jas almamater, sontak langsung aja kan riri tanya: "mas, panitia ISMAFARSI yah?" ditodong tanya kaya gitu jelas mas-masnya kaget kan, "ISMAFARSI? eh iya iya." Dan kemudian kami pun disambut ramah oleh panitia dari Universitas Islam Indonesia, beneran yah mereka baik-baik banget.

Setelah itu saya pun memutuskan untuk shalat ashar terlebih dulu, sempet antri gitu sih pas mau wudlunya, tapi no problem lah yaaa. Setelah itu kami pun makan gudeg tepat di kantin stasiun. Lalu kami dipertemukan dengan rombongan dari Fak. Farmasi Universitas Padjajaran, Bandung dan dari Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung. Untungnya yang anak ITB itu riri udah ada yang kenal, namanya Risni, sempet lupa sih sebenernya pas awal namanya, tapi dia langsung nyebutin namanya sendiri sih jadi enak, hehe. Kami ketemu waktu ada acara Forum Tobacco Control di Universitas Indonesia beberapa minggu yang lalu.

Berhubung di kereta tadi gak ada sinyal, posternya belum dikirim kan, yaudah deh, walaupun lagi sibuk gitu, riri sempet-sempetin buat buka laptop dan nyoba ngirim email. Dan you know lah ya, kalau internetan pake koneksi lewat handphone itu rasanya gimana? rasanya pengen banting aja deh laptopnya, lama bener sih, bayangin aja dong, riri di Elf menuju Villa masih nyoba ngirim email, padahal kepala udah pusing banget itu. Oh ya, di elf riri ketemu orang yang udah pernah ketemu sama riri juga loh, namanya Kak Rani, Ketua BEM Farmasi Universitas Achmad Yani Bandung, kebetulan dulu waktu mereka studi banding ke UP, riri jadi MC nya hehe.

Tak lama kemudian, akhirnya setelah magrib dan sebelum isya, kami sampai di Villa Taman Eden Kaliurang Yogyakarta. Dan tepat seperti dugaan, posternya belum kekirim juga, karena frustasi yaudah deh, aku kasih aja kan softcopynya ke pantitia, dan masalah pun berakhir, yes!

Ya begitulah, cerita perjalanan riri dari UP ke Yogyakarta, untuk cerita pas Munasnya, nanti di entri berikutnya yah, check this guys! :D

Selasa, 20 Mei 2014

Merindu

....
Tak pernah aku mengira bahwa cinta akan sekuat ini.

Bahwa,
Kehilangan,
Cinta,
Akan,
Seberat
Ini.

Kamis, 24 April 2014

Hilang

Fitria Handayani, 17 April 2014

Hasratku berpaling
Memoriku terlepas
Visiku terhempas

Entah apa yang tengah terjadi pada diri ini
Lamunan itu seketika menghancurkan jiwa yang hampa
Secercak luka terus membayangi kalbu yang sepi

Kau...
Mengapa harus begitu menyakitkan
Meski tak ada sedikitpun benci
Dan hati tetap begitu berat
Tapi mengapa sekali lagi tak sedikitpun benci

Aku terbawa pada jejak itu
Mengapa harus aku yang terbawa?
Hingga derasnya hujan tak dapat hapuskan lara
Hilang
Semuanya tak kunjung hilang
Ataukah aku yang harus menghilangkannya?

Hingga tidak ada lagi
lagi
dan lagi

Senin, 07 April 2014

KOSMETIKAL LAUT (Jurnal Terjemahan)


Dari: Universal Journal Pharmacy
Judul: Marine Cosmeceutical
Oleh: Dhabarde DM, Points VV, Kamble MA, Ingole AR, Sant AP.
(Kamla Nehru College of Pharmcy, Butibori, Nagpur)
 
KOSMETIKAL LAUT
 

     Di terjemahkan oleh: Fitria Handayani (NPM 2013210091, Kelas E)

 

ABSTRAKSI

Nama kosmetikal berasal dari kata kosmetik dan farmasetikal, menunjukan bahwa produk spesifik yang terkandung merupakan suatu komposisi aktif. Kosmetikal itu sendiri merupakan produk kosmetik yang memiliki komposisi biologi aktif yang dimaksudkan untuk keperluan medis dan keuntungan pengobatan. Hal itu diformulasi bukan hanya untuk memperbaiki penampilan kulit tetapi juga untuk mempertinggi efek positif fisiologis pada tingkatan sel. Disebabkan oleh permintaan konsumen, produk kosmetikal menjadi salah satu yang berkembang pesat di industri. Bersamaan dengan itu, maka dibutuhkan penemuan baru mengenai substansi bioaktif yang efisien, aman, dan khasiat yang stabil dari bahan alam untuk pengembangan kosmetikal. Akhirnya, penelitian laut didemonstrasikan sebagai sumber yang kaya akan beragam komposisi struktur biologi aktif yang memiliki potensi kosmetik baik. Hal itu merupakan hasil produktif dari kosmetikal terbarukan. Jumlah komposisi yang terisolasi dari organisme laut menunjukkan beragam kosmetikal aktif seperti efek antioksidan, antiinflamasi, antialergi, antipenuaan, dan antikerutan, menghambat tirosinase dan metalloproteinase, serta menjaga dari sinar ultraviolet. Produk kosmetik ini diformulasi dari air laut dan bahan-bahan yang terdapat di laut, seperti kolagen laut, astaxantin, telur ikan, dan mutiara. Gula peptida laut digunakan sebagai pemutih dalam perawatan kulit. Adas peptida laut telah dikembangkan sebagai komposisi anti-noda. Lavender peptida laut memiliki proteksi aktif, membuat formulasi sempurna untuk anti-aging dan perlindungan dari sinar matahari. Alga laut memiliki kandungan yang sangat penting dalam perkembangan produk kosmetik untuk komposisi yang kaya akan bioaktif, sitosan sebagai aktifitas antioksidan, ikan laut dan karang memiliki kolagen yang meregenerasi dan meremajakan kulit, peptida antimikroba laut aktif. Komposisi kosmetikal berasal dari hasil laut yang memiliki aktifitas dengan keuntungan kesehatan. Hal ini berlangsung dalam jumlah besar pada komponen fitokimia yang dikombinasi secara bersama-sama sehingga terisolasi dari beragam potensi yang dikembangkan untuk mengidentifikasi potensi komposisi fitokimia baru untuk tujuan kosmetikal. Untuk beberapa tahun, komposisi dasar laut telah menjadi hasil yang mengagumkan untuk perusahaan kosmetik.

Kata kunci: Penelitian Laut, Kosmetikal Laut, Alga Laut.

 

PENDAHULUAN

Bumi terdiri lebih dari 70% air, oleh karena itu datang dengan tidak terduga suatu perindustrian yang mencari suatu hasil baru pada komposisinya yaitu dari laut dan beragam hasil laut tawar. Faktanya, lebih mengejutkan lagi yaitu mengetahui bahwa perusahaan-perusaan tidak menemukan lagi jalan untuk menggunakan limpahan tumbuhan laut untuk formulasi kosmetik. Samudera memikul banyak sekali aktifitas biologi untuk planet kita. Samudera merupakan ibu dari kehidupan dan telah dipercayai bahwa banyak sekali bentuk sederhana pada organisasi kehidupan dari “permulaan yang sulit”. Hal itu memiliki sangat banyak ragam dari organisme laut yang dibedakan oleh perbedaan fisiologis dan adaptasinya. Organisme laut membentuk komponen terkemuka pada populasi samudera, yang berkontribusi secara signifikan pada produksi molekul kosmetikal dan farmasetikal dengan senyawa biologikal efisien. Eksplorasi samudera sering kali terbawa pada satu ide baru, teori baru, dan penemuan baru, dan termasuk obat-obatan baru. Dari lanyau hingga karang, penelitiannya adalah mengeksplorasi dalamnya samidera untuk pengobatan baru terhadap terapi kanker, infeksi bakteri, virus, penyakit hati, nyeri, dan elemen lain.

Laut mengandung spesies tumbuhan dan hewan yang tak terhitung jumlahnya. Semua ciptaan ini disediakan suatu lumbung yang sangat banyak pada senyawa-senyawa kimia yang tidak diketahui pada dataran dalam tambahan molekul pada beragam aktifitas biologi aktif seperti anti-bakteri, anti-kanker, anti-inflamasi, anti-oksidatif, dll. Organisasi tersebut juga memproduksi fotoproteksi potensial atau foto-aging­agents­, yang menimbulkan perhatian para peneliti. Berlanjut pada cahaya untuk irradiasi sinar UV (baik UV-A maupun UV-B) yang menyebabkan kanker kulit dan komplikasi foto-aging lain. Kosmetik dan komposisi kuat bahan baru dari tumbuhan pesisir, rumput-rumputan laut, alga dan mineral laut. Alga laut kaya akan vitamin dan mineral yang menjadikannya sumber utama untuk aktifitas anti-aging.

Dua komposisi kosmetik populer, Chorella Vulgaris dan Chorella Pyrenoidosa, yang keduanya merupakan spesies dari alga hijau air tawar. Chorella vulgaris sering muncul dalam produk kecantikan dan Chorella pyrenoidosa sering muncul dalam produk perawatan rambut hari-hari ini. Keduanya diambil sebagai supelmen kesehatan dan makanan karena mkeduanya kaya akan protein, asam amino, vitamin, dan mineral. Ketika mereka dicerna maka akan membantu menyeibangka kesehatan pencernaan dan kesehatan kulit.

Secara tradisional, alga dikenal memiliki kekayaan efektifitas anti­-aging. Alga tidak hanya sangat melimpah, tetapi juga terdiri dari hampir 200 gelombang berbeda. Dan ketika kombinasi sempurna dari ekstrak alga dicampur bersamaan maka hasilnya adalah suatu profil biologikal yang membentuk suatu komposisi yang bekerja sebagai produk anti­-aging.

Dalam persaingan alam masa kini, peneliti berfokus pada generasi baru pada kosmetik berteknologi tinggi yang memanfaatkan sumber komposisi yang berasal dari laut. Alga tidak hanya secara alami diperoleh sebagai komposisi kosmetik yang ditemukan dalam laut. Produk populer lain adalah kolagen laut yang berasal dari substansi yang ditemukan dalam timbangan ikan. Hal itu dikatakan untuk membantu menyediakan kebutuhan kulit yaitu keuntungan anti-aging dan sukses ditemukan dalam jumlah besar di Asia.

Komposisi kosmetik laut paling mungkin untuk menjadi trend di Asia pada beberapa abad lalu, dan kali ini konsumen Asia sadar akan keuntungan alami, menyediakan pasar besar untuk industri dan jenis yang sama. Marinir terpilih-yang didapat secara aktif mulai muncul dalam peluncuran perawatan kulit, termasuk Elemis (Kelompok The Steiner), La Prairie (Beiersdrof), dan Creme da la Mer (Penyeru Estée). Dan dalam sejarahnya, Produk global penjualan terbaik Elemis’ adalah Pro-Kolagen Krem Laut.

·         Merek populer lain menggunakan fenel kaut yang diperkirakan dapat mempertinggi regenerasi kulit dan memperbaiki kerutan kulit yang cenderung akan mempertinggi pigmentasi. Komposisi laut lebih lanjut meliputi ekstrak organik ganggang laut dan garam laut mati, semuanya cocok untuk vegetarian dan para vegan.

·         Karang Karibia telah ditemukan untuk menghasilkan komposisi yang digunakan dalam AZT (zidovudine, Retrovir), yang berguna untuk melawan virus AIDS.

·         Pantai Karibia (suatu koral lunak) memproduksi senyawa pada komposisi yang kaya akan anti-inflamasi, yang juga termasuk krem antikerutan.

·         Organisme tentakel akuatik, disebut juga bryozoan Bugula neritina, yang menghasilkan suatu senyawa yang teruji sebagai obat kanker.

·         Skates (suatu ikan pipih dan runcing seperti layang-layang) telah dijadikan suatu petunjuk yang digunakan untuk terapi kehilangan penglihatan.

·         Koral dan kerang-kerangan digunakan dalam praktek ortopedi dan operasi penanaman kosmetik.

·         Kepting kakikuda umumnya digunakan untuk mengetes kontaminasi bakteri.

·         Mikroalga digunakan sebagai supelmen vitamin dan nutrisi.

Cangkok tulang dari kerangka koral, mengurangi sakit dari bisa siput laut, dan alat  untuk melawan infeksi deari kulit hiu yang semuanya sedang dipejari. Absorpsi mikropori Fungus-UV-B dengan aktifitas fotoproteksi menunjukkan target harian dari spesies fugal, Lichenes askomisetes, Collema cristatum. Komposisi murni dari ini mencegah sumber UV-B yang menginduksi deskontruksi sel dalam buatan dosisjamak dan mencegah secara terpisah formasi suram pirimidin. Ketika diaplikasikan pada permukaan kulit untuk mencegah radiasi, secara sempurna mencegah UV-Binduced erythema.

Walaupun laut memiliki berlimpah kekayaan alami, perusaan perlu mendatangkan komposisi laut dengan pola ramah lingkungan, meyakinkan untuk tidak membuat kerusakan pada kelembutan laut. Berindak tegas terhadap industri yang bernavigasi secara hati-hati dalam pasar produk organik, yang mengingatkan akan hasil yang lebih baik dari pada keuntungan alami, kesehatan hidup, dan praktek ramah lingkungan.

 

KESIMPULAN

Komposisi kosmetikal berasal dari hasil laut yang memiliki aktifitas dengan keuntungan sehat. Hal itu terdiri dalam jumlah besar pada kombinasi komponen fitokimia yang secara bersamaan dapat terisolasi dari berbagai penelitian laut. Hasil akhirnya membuka jalan ke arah pengertian produk alami laut dan potensinya untuk mengembangkan identifikasi baru potensi komponen senyawa fitokimia untuk tujuan kosmetikal. Untuk beberapa tahun, dasar komposisi laut telah menjadi sumber yang tak terduga untuk perusahaan kosmetik

REFERENSI

1.      Agar N, Halliday G, Barnetson R, Ananthaswamy H, Wheeler M, Jones A. The basal layer in human squamous tumors habors more UVA than UVB fingerprint mutations: A role for UVA in human skin carciogenesis. Proc. Natl. Acad. Sci. USA, 2004; 4954-4959.

2.      Ryu B, Qian ZJ, Kim MM. Anti-photoaging activity and inhibition of matrix metallo proteinase (MMP) by marine red alga, Corallina pilulifera methanol extract. Radiat. Phys. Chem. 2009; 78: 98-105.

3.      Ira Bhatnagar, Se-Kwon Kim, Immense Essence of Excellence: Marine Microbial Biactive Compounds, Mar. Drug 2010; 8: 2673-2701.

4.      Rittie L Fisher, GJ. UV-light,-induced signal cascades and skin aging. Ageing Res. 2002; 1: 705-720.

5.      Kehrer JP. Free radicals as mediators of tissue injury and disease. CRC Crit. Rev. Toxicol. 1993; 23: 21-48.

6.      Aruoma Ol. Nutrition and health aspects of free radicals and antioxidant. Food Chem. Toxicol. 1994; 62: 671-683.

7.      Fiers W, Bevaert R, Declercq W, Va denabeele P. More than one way to die: Apoptosis andbecrosis and reactive oxygen damage. Oncogene. Mar. Drugs 2010; 8: 1198.

8.      Record IR, Dreosti IE, Konstantinopoulos M, Buckley RA. The influence of topical and systemic vitamin E on ultraviolet light-induced skin dmage in hairless mice. Nutr. Cancer 1991; 16: 219-226.

9.      Dll.

Selasa, 14 Januari 2014

My first drawing with Crayon :D


Ketika diri menjadi begitu frustasi

Terkadang akan menjadi hal yang irrasional ketika kita mengalami hal sulit dan menurut kita memang sulit untuk dijalani. Tapi itu hanya permainan sugesti saja sebenarnya, apapun bisa dilakukan selama kita mau berusaha. Namun, apa yang benar-benar terjadi? yaitu ketika usaha itu sulit untuk dijalani, semua orang punya mimpi dan semua orang ingin mewujudkannya. Tapi kebanyakan orang hanya membuat mimpi itu menjadi sebuah hayalan baginya, tidak ada usaha untuk menggapainya, atau mungkin belum menyadari.

Ini yang sering saya rasakan, terkadang suatu hal sudah terlalu melekat di pikiran saya hingga menjadi sesuatu yang sulit dilepas. seperti magnet yang berlainan muatan, semua serasa menjadi begitu menakutkan, padahal diri saya sendiri yang membuat semua seseram itu. Namun, disisi lain, saya terus mencoba apa yang saya bisa.

Seperti setelah melalui tahap ujian-ujian tes masuk beberapa lalu, saya begitu hancur. Tapi beruntung saya memiliki teman-teman yang selalu mensupport saya.

Terkadang saya terlalu berpikir bahwa semua yang dibebankan kepada saya merupakan suatu tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan benar. Terlalu membebani pikiran sendiri mungkin, padahal tidak selamanya manusia itu sempurna.

Semoga kalian tidak merasakan apa yang saya rasakan. Terima kasih sudah membaca blog saya, see you next time :)