Rabu, 02 Oktober 2013

Terapung

Terapungku dalam sebuah karam
Entah ombak apa
Entah di samudera mana

Mengambang... ya mengambang saja
terbawa deras arus
diam dan terluka

Pernah kubermimpi untuk mendapat sepi
Untuk sejenak menenangkan diri
Kini ku dapat sepi
Tapi bukan sepi ini

Aku masih bertanya.
Kepada jiwa yang mulai hampa.

Sedih atau senangkah harusnya diri ini?

Daun-daun kini sudah mulai berguguran
Menunggu akan kepastian
Dari hati yang tak mampu lagi bicara

Lantas untuk apakah semua ini?

Hanya canda? atau memang tak bermakna?

Ombak telah membawaku pada sebuah pelabuhan
Pelabuhan yang nampak indah
Tapi masih kucoba untuk kukenali

Apa aku harus diam dan menanti?

Sekali lagi aku hanya bermimpi
Bermimpi hingga habis semua perih.


Fitria Handayani.
Jakarta, 26 September 2013.

Minggu, 04 Agustus 2013

Intermezo....

Pantes aja saya gak di terima di SF itebe, ternyata itu fakultas farmasi terbaik di Indonesia, masya Allah._.

Senin, 29 Juli 2013

Anything Could Happen

Asalamualaikum, wah bentar lagi sahur nih blogger, mau sedikit curhat boleh kan yah, hehe
As you know, kaan setelah pengumuman SBMPTN dan yaa begitu kan hasilnya mengecewakan, haha. Galau lagi, eh tapi bangkit lagi :D

Kemarin, tepatnya pukul 17.00 aku kumpul buat buka bersama kan sama temen-temen dulu di X-5, biasalah ngobrol ketawa-ketiwi, eh tapi seperti yang kalian tau, pengumuman UMB-PT dilaksanakan hari itu juga pukul 18.00 WIB. wah itu yah yang namanya was-was pas buka campur aduk deh sampai shalat magrib pun masih was-was, maintance terus kan websitenya.

Engingeng...
Finally, websitenya bisa dibuka juga, dan hasilnya...
 
Memang sih ini bukan Farmasi ITB yang saya harapkan sebelumnya, tapi percaya atau enggak it's like a dream, mimpi banget bisa keterima di Farmasi Universitas Pancasila, bagus banget kan yah farmasinya. Jadi, jujur bahagia banget. Apalagi setelah iseng-iseng kepo bukain semua nomor peserta yang ikut tes di bogor, pegel sih, tapi sedih juga jadinya liat banyak yang gak diterima, apalagi itu temen sendiri :(
 
So, Anything Could Hapen! Kita yang merencanakan dari jauh-jauh hari ingin bisa kuliah dimana-mananya, tapi Allah tetap yang menentukan, dan Allah tau yang terbaik. toh kalaupun masih pengen masuk Farmasi ITB masih bisa ambil profesi apoteker kan nanti, hehe.
Kalau itu masih bisa.
Kalau FTMD - ITB dan DKV - ITS yang diimpikan dari dulu?
Yaah, masa lalu lah yaah, hadapi kenyataannya yang sekarang aja. Semoga bisa bermanfaat bagi Keluarga, Agama, Nusa, dan Bangsa :)

Senin, 15 Juli 2013

Melihat Keikhlasan

Terdiam, ku sepi, terpaku tanpa suara
Saat udara mengembuskan tanya
"Apakah ini takdir?"
Kembali ku terpaut dalam gejolak jiwa yang kian membara

Ikhlas? Semudah itukah semua kata terucap
Saat hati sama sekali tidak mengatakannya
"Ya, semua baik-baik saja!"

Namun, bersyukurlah hati masih tak ingin berontak
Ada yang tak terlihat, tetapi Maha Melihat
Ikhlas?
Ya, semoga semua yang terbaik


dibuat untuk event Puisi Sabtu dari grup facebook Antalogi Es Campur :)

Sabtu, 13 Juli 2013

Graduation SMAN 1 Leuwiliang 2013

 
Me and My Lovely Parents :*

 Me and My Lovely Friend (Aden, Dwi, Erika)
Semoga masih bisa kumpul yah :D

XII IPA 3!!!! :D

Me and Febby :D
Bagaimana mungkin kita bisa jadi partner selama 3 tahun, imagine! haha

Me, Erika, and Wiwit
We are absolutely beautiful with our own fashion design :)) hahaha

Hasil Seleksi SBMPTN

Hai Blogger, jumpa lagi :)
Tanggal 8 Juli 2013 kemarin, baru aja ada pengumuman hasil seleksi SBMPTN, dan lagi dan lagi, i feel broken, websitenya kembali minta maaf, sekarang tampilannya seperti ini:


Rasanya sudah terlalu sering dan sudah terlalu biasa kata-kata itu muncul, mungkin salah saya juga pilihannya terlalu muluk dan terlalu ingin masuk ITB, padahal pas SNMPTN udah gak diterima di FTMD, SBMPTN malah daftar SF (Sekolah Farmasi) ITB yang jelas-jelas gradenya lebih tinggi.


Tapi, itu semua adalah pilihan yang telah dijalani, resiko ya harus ditanggung sendiri. Semoga ada hikmahnya yah, dan sekarang saya mau ikut UMB-PT, semoga lancar yah, semangat buat semua teman senasib. hehe. dan Selamat juga buat sahabat saya dan semua orang di Indonesia yang telah lolos Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri, kalian luar biasa :D

Tips Saat Melaksanakan Ujian UMB-PT

Tips Saat Melaksanakan Ujian UMB-PT 2012 - Ketika anda melakukan ujian, anda sedang mendemonstrasikan kemampuanmu dalam memahami materi pelajaran, atau dalam melakukan tugas-tugas tertentu. Ujian memberikan dasar evaluasi dan penilaian terhadap perkembangan belajar anda. Ada beberapa kondisi lingkungan, termasuk sikap dan kondisi anda sendiri, yang mempengaruhi anda dalam melakukan ujian. 



1) Datanglah dengan persiapan yang matang dan lebih awal.
Bawalah semua alat tulis yang kamu butuhkan, seperti : Kartu ujian, pensil 2B, pulpen, papan ujian, penghapus karet, jam (tangan), tip-x, penggaris, dan lain-lainnya yang menjadi syarat ujian. Perlengkapan ini akan membantu anda untuk tetap konsentrasi selama mengerjakan ujian. 

2) Tenang dan percaya diri.
Ingatkan diri anda bahwa anda sudah siap sedia dan akan mengerjakan ujian dengan baik. 

3) Bersantailah tapi waspada.
Duduklah dikursi sesuai no ujian anda, buat suasana senyaman mungkin untuk melakukan ujian. Pastikan tidak ada kerusakan pada meja atau kursi ujian anda, yang bisa menyebabkan suasana tidak nyaman. Pertahankan posisi duduk tegak, jangan lirik kanan lirik kiri, bisa-bisa anda akan dikeluarkan dari ruangan ujian. 

4) Jawab soal-soal ujian secara strategis.
Mulai dengan menjawab pertanyaan mudah yang anda ketahui, kemudian dengan soal-soal yang memiliki kesulitan tinggi, sehingga waktu mengerjakan lebih efisien. 

5) Ketika mengerjakan soal-soal pilihan ganda, ketahuilah jawaban yang harus dipilih/ditebak.
Mula-mulai, abaikan jawaban yang anda tahu salah. Tebaklah selalu suatu pilihan jawaban ketika tidak ada hukuman pengurangan nilai, atau ketika tidak ada pilihan jawaban yang dapat Kamu abaikan. Jangan menebak suatu pilihan jawaban ketika anda tidak mengetahui secara pasti dan ketika hukuman pengurangan nilai digunakan. Karena pilihan pertama akan jawaban anda biasanya benar, jangan menggantinya kecuali bila anda yakin akan koreksi yang anda lakukan. 

6) Sisihkan 10% waktu ujian untuk memeriksa ulang jawaban anda.
Periksa jawaban anda; hindari keinginan untuk segera meninggalkan kelas segera setelah anda menjawab semua soal-soal ujian. Periksa lagi bahwa anda telah menyelesaikan semua pertanyaan. Lihat kembali lembar jawaban anda , periksa bila ada kecerobohan (misalnya lupa mengisi identitas).

7) Setelah semua langkah di atas terlaksana, barulah anda bisa meninggalkan ruangan dengan aman dan tanpa keraguan lagi.





Repost from: http://jurus-snmptn.blogspot.com/2012/05/tips-saat-melaksanakan-ujian-umb-pt.html
Thanks so much for this article :)

Minggu, 16 Juni 2013

H-2 SBMPTN

"Gelap malam rasanya tak segelap hati yang kini berusaha untuk meyakini...."

Hai blogger, pagi yang sepi. Haha.
Kali ini Aku mau bahas tentang SBMPTN... Hallo as you know itu adalah singkatan dari Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri.

Semua itu bermula dari...

(27/05) "Pengumuman SNMPTN dimajukkan menjadi hari ini pukul 16.00 WIB."
Oke, kapan pun pengumumannya toh hasilnya akan tetap sama, pikirku.
Siang tadi aku baru saja membeli pulsa internet, tetapi sejak siang pula aku terus-menerus gagal untuk mendaftar paket. Pukul 16.00 WIB pun tiba, tiba-tiba banyak pesan singkat menanyakan kelulusan SNMPTN, aku belum sedikitpun melihatnya, kubalas satu persatu pesan singkat itu, "Ayolah teh, kirimin nomor pendaftaran sama tanggal lahir. Nanti Sherly yang buka," kata adik kelasku. Tapi, siapa juga yang ingin menyerahkan sesuatu yang sangat ditunggu itu dibuka lebih dulu oleh orang lain? Aku pun tak memberikannya. Beberapa jam berlalu, sudah banyak kabar duka maupun gembira tentang hal itu dari teman-temanku. Aku masih was-was. Akhirnya kuputuskan untuk membukanya lewat modem koneksi bluetooth handphone, dan... wosh!
Lalu setelah itu, apa yang aku rasakan? >> BIASA SAJA! Mungkin karena sudah terlalu sering gagal.
Kenyataan itu kini cukup menyesakkan dada, setelah mendengar kabar temanku diterima di fakultas pilihan pertamaku itu, Fakultas Teknik Mesin dan Dhirgantara, Institut Teknologi Bandung. Hatiku hancur, ya... hancur. Meski tetap belum begitu terasa sakitnya.
 
Keesokan harinya, keesokan harinya lagi. Perbedaan itu baru mulai terasa. Disaat harus melakukan pendaftaran SBMPTN, semuanya terasa sulit, pembayaran melalui ATM selalu saja error, jangankan ATM orang-orang yang antri berjam-jam di Teller pun masih saja belum dapat membayar SBMPTN.
Setelah beberapa hari terus menerus mencoba akhirnya pembayaran pun telah selesai dilakukan.
 
Aku memutuskan untuk melakukan pendaftaran di sekolah menggunakan fasilitas wifi yang disediakan sekolah. Aku bingung, aku sungguh bingung harus memilih jurusan apa, berkali-kali ku bertanya kepada temanku, tetapi teman-temanku malah mengajak bercanda. Akhirnya, apa yang terjadi? #@$%^)(*#%#@! PENDAFTARANKU ERROR!
Aku kesal, aku bingung, aku marah. Air mataku tak kuasa begitu saja keluar dari mata yang jarang mengeluarkan air mata ini. Kebetulan di dalam kelas hanya ada Aku dan Indah (adik kelasku ~X.2). Ia bingung melihatku menangis seperti itu, lantas Ia keluar dan mencari Biran dan Dimas untuk mempertanggungjawabkannya, mereka semua tidak merasa bersalah. Tapi mereka pun ikut bingung, Biran tak henti-hentinya meminta maaf dan menagih urunan untuk mengganti pendaftaranku, Dimas mencari cara lain dan berusaha untuk menelepon panitia, sedangkan Aku? Aku pergi ke mushola untuk melaksanakan shalat Ashar sambil berlinangan air mata.
Setelah aku selesai melaksanakan shalat Ashar.
"Riri, tenang dulu, jangan nangis! Kata panitianya bisa kok, gak apa-apa, memang udah login tapi belum diisi formulirnya" aku hanya diam seribu bahasa.
Aku kembali ke kelas dan merapikan laptopku lalu kemudian pergi dengan sepeda yang selalu menemaniku ke sekolah setiap hari dengan ugal-ugalan, karena kesal.
Ditengah jalan, aku berhenti untuk membeli pulsa internet, dan melakukan pendaftaran di rumah.
Akhirnya pendaftaranpun dapat dilakukan.
 
Keesokan harinya, aku belajar, belajar, dan belajar. Otakku rasanya ingin meledak. Pusing ya pusing sekali. Aku memutuskan ke sekolah untuk mencari teman belajar bersama.
 
Sesampainya di sekolah bukannya belajar, malah ternyata hanya menambah tekanan hati, sakit rasanya melihat teman-teman bahagia, aneh memang, tetapi manusiawi. Saat orang-orang membicarakan kosan, kuliah nanti gimana, kita masih harus berpikir, diterima gak yah?
 
Beberapa hari itu pun aku menjadi melankolis.
 
Pada hari jumat tanggal 7 Juni, aku bersama keluargaku pergi mengantarkan bibiku yang baru saja melahirkan sesar ke Bekasi untuk melaksanakan perawatan. Di sana aku bertemu saudaraku yang seangkatan denganku, senasib juga, tetapi aku sungguh muak dan lelah rasanya, dihujani pertanyaan mengenai SNMPTN, aku menahan tangis.
Sore harinya saat keluargaku akan pulang kembali ke Bogor, aku diminta menginap untuk menemani bibiku. "Bawa buku gak?" tanya ibuku. "Bawa, semuanya lengkap." kataku. Yasudah akhirnya aku diijinkan untuk menginap.
Bukannya dapat belajar dengan tenang, aku malah tak dapat tidur seharian karena menjaga bayi mungil yang tak berdosa. Lucu memang, padahal aku kurang suka terhadap anak-anak. Saat semua tertidur lelap, aku belajar, tapi aku lelah, aku pun ketiduran.
Hal itu terus berlanjut selama 3 hari hingga akhirnya aku dapat pulang pada hari selasa dan kembali dapat tenang belajar.
 
Setelah hari itu, aku semakin takut, takut yang luar biasa. Apalagi saat aku memberikan rapotku kepada ibu, "Rapot sekarang gak berguna yah, percuma nilai besar juga, gak kepake." hatiku hancur.
Aku kembali menangis.
 
Kemarin, tepatnya hari Sabtu, tanggal 15 Juni 2013, aku mengikuti Try Out SBMPTN yang diadakan Katalis IPB, sebelum Ujian Nasional pun aku sempat mengikuti Try Out Ganeshout ITB, Try Out Grafity UI, Try Out TOBI IPB-UNPAD.
 
Tapi itu memang tryout terakhirku, saat mengerjakan soal TPA memang lancar, eh saat mulai bagian soal TKD, otakku buyar, hatiku was-was, soalnya luar biasa tak terduga, pusing! Namun, saat soal kemampuan IPA aku kembali normal, tak sesulit TKD, hatiku pun senang. (hehe). Untuk hasilnya belum aku lihat, padahal sudah ada, tetapi nanti sajalah.
 
Kini, esok lusa menanti. Kucoba hilangkan segenap keraguan dan ketakutan yang ada di dada. Ku hela setiap tangis yang tak kuasa kumenahannya. Kucoba sejenak melupakan hal-hal yang telah terjadi. Kembali kucoba untuk bermimpi... dan mewujudkannya.
 
Sekolah Farmasi ITB, semoga rahmat-Nya senantiasa ada padaku. Tak lelah kuberharap. Rasanya ini merupakan perjuangan besar, meski tak sebesar Perang Badar atau Perang Uhud. Tapi aku benar-benar sedang bertarung dengan hatiku sendiri. Tentang keyakinan diri.
 
Tadi baru saja aku menghadiri perpisahan SDIT di Kota Bogor, Aku menangis, ya sungguh tak kuasa kumenitikan air mata, aneh memang, padahal pada saat perpisahanku saja aku tak pernah menangis. Tapi, ya sekali lagi aku memang menangis. Bukan karena apa-apa, tetapi saat melihat satu-persatu murid-murid dipanggil, biodatanya tertera dilayar, dan saat kulihat bagian cita-cita, aku sedih. Aku memang ingin sekali menjadi Engineer, tapi apalah mau dikata, sekarang yang kumau hanyalah restu orang tua, tak ada lagi kata egois di jiwa, menjadi seorang Pharmaceutist juga merupakan tanggung jawab yang berat.
 
Kini aku memiliki mimpi baru. Semoga semua ini dapat menjadi nyata. Allahumma Aamiin.
 
Semangat buat semua teman-temanku yang besok lusa akan SBMPTN, semoga Allah merahmati kita semua, Aamiin.
 
Terima kasih sudah menyempatkan untuk membaca ceritaku. Semoga ada kabar gembira di tanggal 12 Juli nanti yah, tunggu postingan berikutnya! :)


Hati Siapa yang Kuasa untuk Memilih?

Hati siapa yang kuasa untuk memilih?

Karena ia sekali pun tak kan pernah dapat berhenti

Berhenti untuk mencintai seseorang yang tak pernah ia pahami

Diam, percaya, hanya yakin saja

Cinta memang butuh keyakinan karena tanpanya ia tak kan ada

Namun, apalah daya apabila memang ada benteng yang teramat tinggi yang telah memisahkan kita?

Atau aku harus meloncatinya dengan beribu luka?

Ini memang telah berakhir

Ya, memang. Tak perlu disesali lagi

Toh semuanya telah terjadi

Haruskah ku berlari untuk hapuskan semua jejak ini?

Sabtu, 15 Juni 2013

Tips Menghadapi Rasa Takut Menjelang SBMPTN 2013

Takut. Nah ini dia nih yang jadi temen setia kita2 klo lagi mau ngadepin sesuatu yang kita anggap penting buat kelangsungan hidup kita, tapi di sisi lain kita juga ga terlalu paham tuh sama hal yang lagi kita mau hadapin. Jadi wajar ga sebenernya rasa takut itu kita alamin? Ya wajar lah. Klo ga takut berarti tandanya kita ga nganggap hal yang kita mau hadapin itu penting buat kita.
Nah, terus… Klo takut kita harus apain nih enaknya? Selalu ada dua pilihan klo kita lagi takut, lawan atau kabur (klo bahasa Inggrisnya itu fight or flight). Klo kabur, jelas, kita aman. Tapi kita ga bisa dapet sesuatu klo kita selalu kabur dari ketakutan. Masalahnya, kalo kita lawan, kemungkinannya juga cuma dua, kalah atau menang. Tapi untungnya, kita bisa dapet pengalaman itu sendiri, dan bisa juga buat bikin kita lebih baik untuk menakar diri kita ke depannya.

Stress SBMPTN